# Animals Don't Speak Human > Yayasan Perlindungan Hukum Satwa Indonesia ## Posts - [Praktik Cage-Free dan Masa Depan Industri Telur](https://animalsdontspeakhuman.org/hewan-ternak/praktik-cage-free-dan-masa-depan-industri-telur/): Telur adalah salah satu bahan pangan yang paling dekat dengan kehidupan sehari-hari. Ia sederhana, serbaguna, dan hampir selalu tersedia. Kita menemukannya di warung, di supermarket, di dapur rumah, bahkan dalam bentuk yang sudah “tersembunyi” di berbagai produk olahan; roti, kue, mie instan, hingga saus. Namun, di balik kehadirannya yang begitu akrab, ada sebuah sistem produksi panjang yang sering kali tidak kita pikirkan. Kita jarang benar-benar berhenti untuk bertanya: dari mana telur ini berasal, dan bagaimana ia dihasilkan? Perjalanan telur tidak dimulai di dapur. Ia dimulai di peternakan dan di ruang-ruang yang jarang terlihat oleh konsumen, tetapi menentukan hampir seluruh cerita […] - [Masalah dalam Regulasi Kesejahteraan Hewan terhadap Hewan Pendamping](https://animalsdontspeakhuman.org/hukum/masalah-dalam-regulasi-kesejahteraan-hewan-terhadap-hewan-pendamping/): Pada awal tahun 2026, diskursus mengenai perlindungan hewan di Indonesia kembali menguat seiring dengan terbitnya Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) No. 32 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Kesejahteraan Hewan. Regulasi ini sejatinya dimaksudkan sebagai landasan dalam mengatur pengendalian populasi hewan, khususnya hewan pendamping tanpa tanggung jawab manusia atas kesejahteraannya. Namun, setelah dikaji secara lebih mendalam oleh berbagai pihak, muncul kekhawatiran bahwa sejumlah pasal di dalamnya justru berpotensi melemahkan prinsip kesejahteraan hewan itu sendiri. Sebagai respons, sekelompok pegiat kesejahteraan hewan, akademisi, dan perwakilan masyarakat sipil mengajukan usulan revisi terbatas terhadap beberapa pasal krusial. Usulan ini tidak dimaksudkan untuk menghambat upaya pengendalian populasi, melainkan […] - [Cerita yang Tidak Pernah Sampai ke Permukaan](https://animalsdontspeakhuman.org/hewan-akuatik/cerita-yang-tidak-pernah-sampai-ke-permukaan/): Di bawah permukaan air, ada kehidupan yang jarang kita anggap sebagai kehidupan. Ikan, krustasea, dan sefalopoda hadir dalam keseharian kita; di pasar, di meja makan, dalam produk industri, namun hampir tidak pernah sebagai individu. Mereka tidak disebut dengan nama, tidak dikenali sebagai makhluk yang memiliki pengalaman, dan tidak ditempatkan dalam lingkar empati yang sama seperti hewan darat. Ketidakhadiran ini bukan kebetulan, melainkan hasil dari cara kita membingkai mereka: sebagai “sumber daya”, sebagai bagian dari “laut”, sebagai sesuatu yang ada untuk dimanfaatkan. Beneath the Surface hadir untuk memecah cara pandang tersebut. Zine ini adalah ruang kolektif yang berusaha mengangkat realitas eksploitasi […] - [Pengakuan Sistem Cage-Free Kini Masuk dalam Regulasi Nasional](https://animalsdontspeakhuman.org/hukum/pengakuan-sistem-cage-free-kini-masuk-dalam-regulasi-nasional/): Setelah hampir 16 tahun sejak disahkannya Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2009 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan yang mengamanatkan pengaturan lebih lanjut mengenai kesejahteraan hewan, Indonesia akhirnya memiliki langkah konkret dalam regulasi turunannya.  Melalui Peraturan Menteri Pertanian Nomor 32 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Kesejahteraan Hewan, pemerintah mulai memperjelas standar kesejahteraan hewan dalam praktik peternakan. Salah satu hal yang paling penting dari regulasi ini adalah pengakuan resmi terhadap sistem pemeliharaan ayam petelur tanpa kandang baterai, atau yang dikenal sebagai “cage-free.”  Ini merupakan pertama kalinya istilah cage-free dalam kerangka regulasi nasional Indonesia, sebagai upaya peningkatan kesejahteraan hewan diternak, khususnya ayam petelur. Mengapa Permentan Ini Penting?  Selama […] - [Memahami Sistem Kandang Baterai pada Peternakan Ayam ](https://animalsdontspeakhuman.org/hewan-ternak/memahami-sistem-kandang-baterai-pada-peternakan-ayam/): Kandang baterai (battery cage) adalah salah satu sistem pemeliharaan ayam petelur yang paling lama dan paling luas digunakan dalam industri telur modern. Sistem ini dikembangkan untuk memaksimalkan efisiensi produksi, namun dalam beberapa dekade terakhir, praktik ini juga menjadi salah satu topik paling diperdebatkan dalam isu kesejahteraan hewan. Dengan meningkatnya kesadaran publik dan perkembangan regulasi, diskusi mengenai alternatif seperti sistem cage-free semakin mengemuka. Untuk memahami mengapa perubahan ini didorong, penting terlebih dahulu memahami bagaimana sistem kandang baterai bekerja. Apa Itu Kandang Baterai? Kandang baterai adalah sistem pemeliharaan ayam petelur di mana ayam ditempatkan dalam kandang kecil dari besi atau bambu yang […] - [Why Do Humans Want the Penguin to Mean Something?](https://animalsdontspeakhuman.org/hewan-liar/why-do-humans-want-the-penguin-to-mean-something/): The old video of the-nihilist-penguin from the documenter of ”Encounters at The End of The World” by Wenner Herzog broke the internet after it was published almost a decade ago. The documenter showed an Adélie Penguin stopped following its colony to the ocean and heading in opposite direction toward the ice mountains 70 km ahead. No companion, no food. It just walked following its instinct. Even when the scientist tried to bring it back to the colony, it would immediately turn around and head back toward the mountains. It’s almost impossible to survive with no feeding grounds seen along its […] - [Pertemuan Peternak Ayam Petelur Konvensional Bali Bahas Implementasi Cage-Free](https://animalsdontspeakhuman.org/hewan-ternak/pertemuan-peternak-ayam-petelur-konvensional-bali-bahas-implementasi-cage-free/): Gianyar, 19 Februari 2026 – Upaya mendorong praktik peternakan ayam petelur yang lebih beretika dan berkelanjutan di Bali kembali dilanjutkan melalui Sarasehan Peternak dengan fokus bahasan terkait Penerapan Kesejahteraan Hewan dan Pengelolaan Peternakan Ayam Petelur Bebas Sangkar (Cage-Free) yang diselenggarakan oleh Animals Don’t Speak Human (ADSH). Kegiatan ini berlangsung pada Kamis, 19 Februari 2026, di RV Hotel Kutus-Kutus, Gianyar, Bali. Sarasehan ini merupakan pertemuan lanjutan yang mempertemukan peternak ayam petelur konvensional dari berbagai kabupaten di Bali, perwakilan pemerintah daerah, asosiasi peternak, serta pelaku industri hotel, restoran, dan kafe (HORECA). Kegiatan ini menjadi ruang dialog terbuka untuk memperdalam pembahasan mengenai tantangan […] - [Pembaruan Regulasi terkait Perlindungan Hewan dalam KUHP Baru](https://animalsdontspeakhuman.org/hukum/pembaruan-regulasi-terkait-perlindungan-hewan-dalam-kuhp-baru/): Isu perlindungan hewan semakin mendapatkan tempat dalam diskursus hukum di Indonesia. Perubahan cara pandang terhadap hewan dari sekadar objek milik manusia menuju makhluk hidup yang mampu merasakan sakit, takut, dan penderitaan perlahan tercermin dalam pembaruan hukum pidana nasional. Hadirnya UU No. 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) menjadi momentum penting untuk menilai sejauh mana negara mengakui dan melindungi hewan dari tindak kekerasan dan perlakuan tidak manusiawi, serta bagaimana UU No. 20 Tahun 2025 tentang Hukum acara pidana (KUHAP) mendukung penegakannya. Hewan dalam Perspektif Hukum Pidana Secara historis, hukum pidana Indonesia mewarisi cara pandang kolonial yang menempatkan hewan […] - [Memperkuat Perlindungan Hukum Satwa di Era KUHP Baru](https://animalsdontspeakhuman.org/hukum/memperkuat-perlindungan-hukum-satwa-di-era-kuhp-baru/): Jakarta, 4 Desember 2025 – Animal Lawyer Indonesia (ALI) dengan bangga mengumumkan keberhasilan penyelenggaraan 1st Animal Lawyers Summit pada 4 Desember 2025 di Hotel Sofyan, Jakarta, sebagai rangkaian utama dari Animal Welfare Conference 2025. Acara ini menjadi tonggak bersejarah dalam advokasi hukum satwa di Indonesia, menghadirkan diskusi mendalam tentang integrasi perlindungan satwa dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru, tantangan penegakan hukum di lapangan, serta strategi holistik untuk melindungi hewan pendamping, hewan yang diternakkan, dan hewan liar. Diikuti oleh pakar hukum, kriminolog, legislator, akademisi, dan aktivis dari berbagai organisasi seperti Dog Meat Free Indonesia (DMFI), JAAN Domestic, Animals Don’t Speak […] - [Sektor HORECA di Bali Mulai Bertransisi ke Telur Cage-Free sebagai Bagian dari Praktik Pariwisata Berkelanjutan di 2025](https://animalsdontspeakhuman.org/hewan-ternak/sektor-horeca-di-bali-mulai-bertransisi-ke-telur-cage-free-sebagai-bagian-dari-praktik-pariwisata-berkelanjutan-di-2025/): Industri Hotel, Restaurant, dan Cafe (HORECA) di Bali terus menunjukkan perannya sebagai motor penggerak praktik pariwisata berkelanjutan. Sepanjang tahun 2025, sebanyak 16 HORECA di Bali mulai beralih menggunakan telur cage-free sebagai bagian dari komitmen terhadap perlindungan dan kesejahteraan hewan, kualitas pangan, dan tanggung jawab sosial dalam rantai pasok. Dalam lingkup seluruh Asia, perusahaan-perusahaan kini mulai menanggapi tuntutan konsumen akan kebutuhan konsumsi yang lebih terjamin dan lebih berkesadaran akan isu-isu kesejahteraan hewan. Kemajuan implementasi perusahaan untuk bertransisi seluruhnya ke cage-free mencapai angka 70,5% laporan kemajuan, yang tidak jauh berbeda dari angka tahun lalu yaitu sebesar 69,8% laporan. Transisi menuju telur cage-free […] - [Sarasehan Peternak Ayam Petelur di Bali Bahas Transisi Menuju Sistem Cage-Free](https://animalsdontspeakhuman.org/hewan-ternak/sarasehan-peternak-ayam-petelur-di-bali-bahas-transisi-menuju-sistem-cage-free/): Tabanan, 17 Desember 2025 – Upaya mendorong praktik peternakan ayam petelur yang lebih beretika dan berkelanjutan terus dilakukan di Bali. Animals Don’t Speak Human (ADSH) menggelar Sarasehan Penerapan Kesejahteraan Hewan dan Pengelolaan Peternakan Ayam Petelur Bebas Sangkar (Cage-free) yang berlangsung pada 17 Desember di Rumah Hijau Bali, Apuan. Kegiatan ini mempertemukan peternak ayam petelur konvensional, perwakilan pemerintah daerah, organisasi kesejahteraan hewan, asosiasi peternak, hingga pelaku sektor hotel, restoran, dan kafe (HORECA). Sarasehan ini menjadi ruang dialog terbuka untuk membahas tantangan, peluang, serta langkah awal transisi menuju sistem peternakan ayam petelur bebas sangkar (cage-free) di Bali. Kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber, […] - [Kuliah Umum Animal Welfare Fakultas Peternakan Universitas Udayana](https://animalsdontspeakhuman.org/hewan-ternak/kuliah-umum-animal-welfare-fakultas-peternakan-universitas-udayana/) - [Dari 5 Freedoms ke 5 Domains: Cara Baru Memahami Kesejahteraan Hewan](https://animalsdontspeakhuman.org/hewan-ternak/dari-5-freedoms-ke-5-domains-cara-baru-memahami-kesejahteraan-hewan/): Pemahaman terkait kesejahteraan hewan, beberapa dekade terakhir telah berevolusi. Kerangka yang selama ini dikenal yakni Five Freedoms, telah membentuk bagaimana industri, akademisi, dan masyarakat sipil memiliki perspektif soal perlindungan hewan. Namun kerangka Five Freedoms dirasa belum cukup untuk mendefinisikan kesejahteran holistik bagi satwa. 5 Freedoms: Fondasi Etis dari Era Modern Kesejahteraan Hewan Konsep Five Freedoms muncul pada tahun 1965 melalui publikasi dokumen The Brambell Report, sebuah respons terhadap meningkatnya kritik terhadap sistem peternakan intensif di Inggris. Laporan ini memperkenalkan gagasan bahwa hewan tidak boleh diperlakukan hanya sebagai objek produksi. Five freedoms kemudian dirumuskan sebagai lima prinsip moral sederhana yang menekankan […] - [Koalisi ADSH, AFJ, dan AFFA Desak Radisson Hotel Group Penuhi Komitmen Bebas Sangkar 2025](https://animalsdontspeakhuman.org/hewan-ternak/koalisi-adsh-afj-dan-affa-desak-radisson-hotel-group-penuhi-komitmen-bebas-sangkar-2025/): Bali, Indonesia –  28 November 2025, tiga organisasi perlindungan hewan di Indonesia Animals Don’t Speak Human (ADSH), Act for Farmed Animals (AFFA), dan Animal Friends Jogja (AFJ) melakukan aksi penyerahan paket simbolis berupa kandang ayam petelur kepada manajemen Radisson Blu Uluwatu, Bali. Aksi ini menjadi pengingat bagi Radisson Hotel Group bahwa komitmen global mereka untuk beralih ke telur bebas sangkar (cage-free eggs) pada 2025 tidak boleh berhenti sebagai janji. Hingga kini, belum ada progres yang benar-benar terlihat. Melalui langkah simbolis namun strategis ini, koalisi mendesak Radisson untuk segera mengumumkan rencana transisi yang jelas, terukur, serta dapat diakses oleh konsumen dan pemangku kepentingan.  Saat ditemui di Radisson Blu […] - [Membangun Kesadaran Lewat Pilihan Pangan](https://animalsdontspeakhuman.org/plant-based/membangun-kesadaran-lewat-pilihan-pangan/): DENPASAR – Animals Don’t Speak Human kembali menggerakkan percakapan penting tentang cara kita memperlakukan sesama makhluk hidup melalui langkah-langkah kecil yang dapat dilakukan setiap hari. Pada 22 November, Animals Don’t Speak Human menghadirkan rangkaian edukasi “Grow with Kindness” di ruang hijau Rebo Ijo Wisanggeni, sebuah tempat yang sejalan dengan semangat keberlanjutan dan kesadaran lingkungan. Acara ini dirancang untuk mengajak masyarakat memahami bahwa kebaikan dapat tumbuh melalui pilihan paling sederhana: yaitu makanan yang kita konsumsi. Dengan pendekatan edukatif, Animals Don’t Speak Human menyoroti isu pangan, kesejahteraan hewan, dan dampak konsumsi hewani terhadap kesehatan manusia serta lingkungan. Kesadaran mengenai pangan, lingkungan, dan […] - [Festival Kekeruyuuuk! Hadirkan Ruang Perayaan bagi Ayam Petelur dan Kesejahteraan Hewan, serta Ekosistem Pangan yang Berkelanjutan](https://animalsdontspeakhuman.org/hewan-ternak/festival-kekeruyuuuk-hadirkan-ruang-perayaan-bagi-ayam-petelur-dan-kesejahteraan-hewan-serta-ekosistem-pangan-yang-berkelanjutan/): Badung, 19 Oktober 2025 — Pada hari Minggu, 19 Oktober 2025, Festival Kekeruyuuuk! diselenggarakan oleh Animals Don’t Speak Human di Jiwa Garden, Badung. Acara ini menghadirkan beragam kegiatan, mulai dari dua sesi diskusi panel, pertunjukan budaya, aktivitas anak, hingga workshop menulis di lontar. Salah satu fokus utama festival ini adalah mengangkat isu perlindungan hewan, terutama ayam petelur, dalam konteks keberlanjutan ekosistem dan sistem peternakan yang lebih berwelas asih.  Pengunjung dapat mengetahui langsung melalui panel diskusi bagaimana kondisi ayam petelur yang diternakkan dalam kandang baterai. Tidak sebagai komoditas, tetapi sebagai makhluk hidup yang berperan penting dalam ekosistem pangan rumah tangga. Pajangan boneka ayam petelur yang hidup sesak dalam kandang baterai menjadi titik interaksi yang menarik perhatian, terutama bagi orang-orang yang masih belum mengenal dengan apa yang disebut dengan kandang baterai. Pengunjung juga diajak untuk melihat […] - [Webinar: Keterkaitan Opresi Terhadap Hewan dan Perempuan](https://animalsdontspeakhuman.org/hewan-ternak/webinar-keterkaitan-opresi-terhadap-hewan-dan-perempuan/) - [Webinar: Dampak Aktivitas Peternakan Terhadap Kesehatan Lingkungan Serta Kepatuhan Perijinannya di Bali](https://animalsdontspeakhuman.org/hewan-ternak/webinar-dampak-aktivitas-peternakan-terhadap-kesehatan-lingkungan-serta-kepatuhan-perijinannya-di-bali/) - [Webinar: Implementasi Kesehatan Hewan Diternak dan Dampaknya Terhadap Kesehatan Masyarakat di Bali](https://animalsdontspeakhuman.org/hewan-ternak/webinar-implementasi-kesehatan-hewan-diternak-dan-dampaknya-terhadap-kesehatan-masyarakat-di-bali/) - [Webinar: Kondisi Pemenuhan Kesejahteraan Hewan Yang Diternakkan di Bali](https://animalsdontspeakhuman.org/hewan-ternak/webinar-kondisi-pemenuhan-kesejahteraan-hewan-yang-diternakkan-di-bali/) - [Webinar: Moving The World for People, Animals, and Our Planet](https://animalsdontspeakhuman.org/hewan-ternak/webinar-moving-the-world-for-people-animals-and-our-planet/) - [Jejak Rasa: Pentingnya Konsumsi Pangan Berbasis Nabati](https://animalsdontspeakhuman.org/plant-based/jejak-rasa-pentingnya-konsumsi-pangan-berbasis-nabati/) - [World Day for Farmed Animals: Merayakan Hewan yang Diternakkan, juga Merayakan Keberlanjutan Ekosistem dan Kehidupan Manusia](https://animalsdontspeakhuman.org/hewan-ternak/hari-hewan-diternakkan-sedunia/): Hari Hewan yang Diternakkan Sedunia atau World Day for Farmed Animals (WDFA) yang diperingati setiap tanggal 2 Oktober tiap tahunnya merupakan hari yang didedikasikan untuk meningkatkan kesadaran sekaligus dijadikan sebagai kampanye global akan pentingnya kesejahteraan hidup hewan yang diternakkan. Peringatan ini bertujuan untuk menekankan pentingnya pengakuan hewan yang diternakkan sebagai makhluk hidup yang dapat merasakan penderitaan, bukan hanya sekadar  hewan sebagai komoditas (Singer, 1990).  Hewan yang termasuk kategori diternakkan adalah sapi, kerbau, kambing, babi, domba, bebek, ayam dan unggas lainnya, serta ikan budidaya. Berdasarkan World Animal Protection (WAP), ada setidaknya 80 miliar hewan darat yang diternakkan.  Sekitar 56 miliar diantaranya […] - [Radisson Hadapi Kecaman Global karena Mengingkari Janji Bebas Sangkarnya](https://animalsdontspeakhuman.org/komitmen/radisson-hadapi-kecaman-global-karena-mengingkari-janji-bebas-sangkarnya/): Jakarta – 23 September 2025 – Open Wing Alliance (OWA), sebuah koalisi yang terdiri dari 95 organisasi di seluruh dunia, berupaya mengakhiri penderitaan ayam di seluruh dunia dengan merilis kampanye global. Kampanye ini bertujuan untuk meminta akuntabilitas dari Radisson Hotel Group atas komitmen bebas sangkar yang sudah mereka buat. Radisson juga diminta memperbarui komitmennya dengan menetapkan tenggat waktu yang ambisius serta mempublikasikan roadmap yang jelas dan terukur untuk mencapai 100% bebas sangkar di seluruh dunia. Kebijakan ini dapat memengaruhi kesejahteraan hidup ratusan ribu ayam, yang menghasilkan sekitar 61 juta telur setiap tahun untuk digunakan di ribuan lokasi hotel mereka di […] - [Animals Don’t Speak Human berkolaborasi dengan IAAS UNUD: Dari Kesadaran Iklim Menuju Aksi Nyata Kurangi Emisi & Kelola Limbah secara Berkelanjutan](https://animalsdontspeakhuman.org/plant-based/animals-dont-speak-human-berkolaborasi-dengan-iaas-unud-dari-kesadaran-iklim-menuju-aksi-nyata-kurangi-emisi-kelola-limbah-secara-berkelanjutan-2/): Denpasar, 20 September 2025 — Hari Tumpek Landep diperingati sebagai hari suci untuk menajamkan pikiran dan membersihkan batin. Secara simbolis, masyarakat Bali yang melaksanakan tradisi ini menghaturkan sesajen kepada benda-benda logam, terutama senjata dan alat kerja, dengan makna bahwa manusia harus menggunakan ketajaman pikirannya secara bijaksana untuk memberi manfaat bagi kehidupan.  Filosofi ini masih relevan hingga sekarang, di tengah tantangan krisis iklim global dan kerusakan lingkungan. Dengan adanya peningkatan emisi gas rumah kaca, timbunan sampah, dan pola konsumsi yang berlebihan, kita dituntut untuk kritis dalam berpikir dan mengambil keputusan demi keberlanjutan lingkungan hidup kita.  Berangkat dari semangat tersebut, Animals Don’t Speak Human (ADSH) bersama International Association of Students […] - [Desak Transparansi Komitmen Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ, ADSH, dan AFFA Mengunjungi Best Western Kamala Jimbaran](https://animalsdontspeakhuman.org/hewan-ternak/desak-transparansi-komitmen-telur-bebas-sangkar-koalisi-afj-adsh-dan-affa-mengunjungi-best-western-kamala-jimbaran-2/): Bali, 18 Juli 2025 – Tiga organisasi advokasi kesejahteraan hewan, Animal Friends Jogja (AFJ), Animals Don’t Speak Human (ADSH), dan Act for Farmed Animals (AFFA), mendatangi Best Western Kamala Jimbaran, Bali. Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya bersama koalisi untuk menyoroti kurangnya transparansi Best Western terkait penggunaan telur bebas sangkar (cage-free) di Indonesia, serta mendesak kepastian transisi penuh di Asia Pasifik dan global. Sebagai bagian dari grup perhotelan global Best Western Hotels, Best Western mengelola sekitar 4.300 hotel di lebih dari 100 negara, dengan 18 merek yang melayani berbagai segmen—dari ekonomi hingga mewah. Pada tahun 2019, Best Western berkomitmen untuk beralih ke […] - [Belajar Langsung dari Peternakan Cage-Free Pertama di Bali](https://animalsdontspeakhuman.org/hewan-ternak/belajar-langsung-dari-peternakan-cage-free-pertama-di-bali/): Bali, 3 Juli 2025 – Animals Don’t Speak Human (ADSH) bersama World Animal Protection (WAP) dan beberapa organisasi kesejahteraan hewan lain seperti Tambuyog Development Center (TDC), Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Perkumpulan Ayam Sejahtera (PASI), Evergreen School Ventures, Centre for Marinelife Conservations and Community Development (MCD), Institute of Research and Application of Advance Biotechnology-IRAAB, Patom Organic Living, Universitas Udayana  dan Sintesia Animalia melakukan kunjungan ke Telur Saudara, peternakan yang dikenal sebagai salah satu pelopor sistem cage-free di Bali. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya kolaboratif untuk mendorong praktik peternakan ayam petelur yang lebih etis dan memperhatikan kesejahteraan hewan.   Mark Dia, […] - [MPASI Berbasis Nabati: Pilihan Anti-Mainstream untuk Si Kecil](https://animalsdontspeakhuman.org/plant-based/mpasi-berbasis-nabati-pilihan-anti-mainstream-untuk-si-kecil/): Pemberian Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MPASI) adalah langkah krusial dalam mendukung tumbuh kembang bayi. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sangat menganjurkan ASI eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan. Setelah periode ini, bayi membutuhkan tambahan energi dan nutrisi yang tidak lagi bisa dipenuhi hanya dari ASI. Di sinilah MPASI berperan penting, berfungsi sebagai pelengkap, bukan pengganti ASI.  Namun, belakangan ini ada pendekatan yang cukup menarik perhatian, yaitu MPASI berbasis nabati. Pilihan ini sering disebut “anti-mainstream” karena tidak mengikuti kebiasaan umum yang seringkali langsung memperkenalkan protein hewani di awal masa MPASI.  Kapan Waktu yang Tepat untuk MPASI?  MPASI idealnya dimulai saat bayi […] - [Best Western Janjikan Cage-Free. Di Mana Buktinya?](https://animalsdontspeakhuman.org/hewan-ternak/best-western-janjikan-cage-free-di-mana-buktinya/): Masalahnya Bantu kami membantu ayam petelur di seluruh dunia! Pada tahun 2019, Best Western membuat janji publik kepada para ayam dan tamu hotelnya: mereka berkomitmen untuk beralih ke pasokan telur 100% bebas sangkar (cage-free) di seluruh merek globalnya pada tahun 2025. Sebagai bagian dari janji tersebut, Best Western berkomitmen untuk secara rutin memberikan pembaruan kepada publik tentang kemajuannya. Namun, hampir enam tahun berlalu, Best Western masih bungkam. Tak ada pembaruan. Tak ada laporan kemajuan. Tak ada transparansi. Dan tidak ada bukti bahwa ayam-ayam dalam rantai pasokannya hidup di luar kandang sangkar—meskipun sebelumnya mereka berjanji  bahwa mereka akan melakukannya. Apa yang disembunyikan oleh Best Western? […] - [Pernyataan Sikap ADSH terhadap Aksi Kekerasan Terhadap 4 Kucing di Lingkungan Sesko TNI, Bandung – Jawa Barat](https://animalsdontspeakhuman.org/uncategorized/pernyataan-sikap-adsh-terhadap-aksi-kekerasan-terhadap-4-kucing-di-lingkungan-sesko-tni-bandung-jawa-barat/): Berkaitan berita yang beredar di berbagai media massa dan informasi yang didapat dari Rumah Singgah Clow dan rekan-rekan LSM perlindungan satwa lainnya terhadap penembakan sejumlah kucing liar di lingkungan Sesko TNI, Bandung, ADSH ingin menyampaikan pandangan berdasarkan peraturan perundang-undangan sebagai berikut: Berdasarkan uraian di atas, ADSH mendesak institusi TNI untuk : Demikian surat pernyataan sikap ini kami sampaikan. Atas perhatian dan kerjasamanya, kami mengucapkan terima kasih. Jumat, 19 Agustus 2022 Badan Pekerja ADSH, - [Kajian Hukum Ekspor Hewan Diternak Hidup terhadap Kesejahteraan Hewan](https://animalsdontspeakhuman.org/uncategorized/kajian-hukum-ekspor-hewan-diternak-hidup-terhadap-kesejahteraan-hewan/): Oleh Drh. Zulfikar Basrul, M.Sc., Abdul Rahman, S.Hut, Stephanie Yesica, S.KM., Dina Nurrahma Putri, S.H., Carolina Sasi Kirana, S.Hub.Intl 1.1 Ekspor secara Umum Menurut KBBI, 2023, ekspor merupakan pengiriman barang dagangan ke luar negeri baik finansial maupun perseorangan, yang diberikan oleh penduduk suatu negara kepada negara asing. Ekspor dinilai penting bagi Indonesia terutama berkaca pada perekonomian nasional. Beberapa manfaat ekspor antara lain meningkatkan pendapatan negara, menciptakan lapangan kerja, hingga produk Indonesia dapat menyentuh pasar global. Kemendag, 2022 menyebutkan ada beberapa komoditas yang diekspor antara lain dari pertanian hingga perikanan seperti Udang, Kopi, Minyak Kelapa Sawit, Kakao, Karet dan Produk Karet, […] - [Hak dan kewajiban konsumen dan peternak dalam pemenuhan kesejahteraan hewan](https://animalsdontspeakhuman.org/uncategorized/hak-dan-kewajiban-konsumen-dan-peternak-dalam-pemenuhan-kesejahteraan-hewan/) - [Sosialisasi Kesejahteraan Hewan: Membangun Desa Wisata Berkelanjutan Dengan Peningkatan Kesadaran Masyarakat Yang Lebih Welas Asih Kepada Hewan](https://animalsdontspeakhuman.org/uncategorized/sosialisasi-kesejahteraan-hewan-membangun-desa-wisata-berkelanjutan-dengan-peningkatan-kesadaran-masyarakat-yang-lebih-welas-asih-kepada-hewan/): Bali, 11 Mei 2024 – Animals Don’t Speak Human (ADSH) atau Yayasan Perlindungan Hukum Satwa Indonesia menggelar Sosialisasi Kesejahteraan Hewan di Banjar Dinas Sesandan Kangin, Desa Megati, Kecamatan Selemadeg Timur, Tabanan, Bali. Sosialisasi ini mengangkat tema “Membangun Desa Wisata Berkelanjutan Dengan Peningkatan Kesadaran Masyarakat Yang Lebih Welas Asih Kepada Hewan” ADSH berkomitmen untuk mengurangi penderitaan hewan dengan mengikutsertakan masyarakat agar turut berkontribusi menciptakan ruang aman bagi hewan, masyarakat, dan lingkungan. Tingginya angka tindak kekerasan terhadap hewan serta tingginya penggunaan antibiotika yang tidak tepat guna dan berlebihan dalam peternakan sebagai penyebab resistensi antimikroba merupakan ancaman serius bagi masyarakat. Jika Anti-Microbe Resistance […] - [Aktivis Protes Tuntutan Ringan Pensiunan TNI Jual Sisik Trenggiling ](https://animalsdontspeakhuman.org/uncategorized/aktivis-protes-tuntutan-ringan-pensiunan-tni-jual-sisik-trenggiling/): Pontianak, IDN Times – Penggiat lingkungan dan jurnalis yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Sipil Indonesia menyampaikan pernyataan sikap kepada Pengadilan Negeri Sintang. Koalisi tersebut menolak atas tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) terhadap dua terdakwa perkara perdagangan 337, 88 kilogram sisik trenggiling (manis javanicus), oleh Budiyanto anak Bun Bun Kang dan Adrianus Nyabang anak Yohanes Ladin, yang saat ini bergulir di Pengadilan Negeri Sintang, Kalimantan Barat (Kalbar). Pada proses sidang tuntutan yang digelar pada Senin, 25 Maret 2024, JPU menjatuhkan tuntutan pidana penjara selama 1 tahun 10 bulan kepada Budiyanto. Sementara tuntutan untuk terdakwa Adianus Nyabang lebih ringan, yakni 10 bulan […] - [Koalisi Masyarakat Sipil Desak Majelis Hakim PN Sintang Vonis Berat Terdakwa Perdagangan 337,8 Kg Sisik Trenggiling](https://animalsdontspeakhuman.org/uncategorized/koalisi-masyarakat-sipil-desak-majelis-hakim-pn-sintang-vonis-berat-terdakwa-perdagangan-3378-kg-sisik-trenggiling/): PONTIANAK, RUAI.TV – Sejumlah penggiat lingkungan dan jurnalis yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Sipil Indonesia menyampaikan pernyataan sikap kepada Pengadilan Negeri Sintang. Koalisi menolak tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) terhadap dua terdakwa perkara perdagangan 337, 88 Kg sisik Trenggiling (Manis javanicus), Budiyanto anak Bun Bun Kang dan Adrianus Nyabang anak Yohanes Ladin, yang saat ini bergulir di Pengadilan Negeri Sintang, Kalimantan Barat. Pada proses sidang tuntutan yang digelar pada Senin, 25 Maret 2024, JPU menjatuhkan tuntutan pidana penjara selama 1 tahun 10 bulan kepada Budiyanto. Sementara tuntutan untuk terdakwa Adianus Nyabang lebih ringan, yakni 10 bulan pidana penjara dan denda sebesar […] - [TEGAS! Tolak Tuntutan Ringan JPU Kasus Perdagangan 337,8 Kilogram Sisik Trenggiling di Pengadilan Negeri Sintang Kalimantan Barat](https://animalsdontspeakhuman.org/uncategorized/tegas-tolak-tuntutan-ringan-jpu-kasus-perdagangan-sisik-trenggiling/): Inidata.id – Penggiat lingkungan dan jurnalis tergabung dalam Koalisi Masyarakat Sipil Indonesia menyampaikan pernyataan sikap kepada Pengadilan Negeri Sintang. Koalisi menolak tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) terhadap dua terdakwa perkara perdagangan 337, 88 kilogram sisik Trenggiling (Manis javanicus), Budiyanto anak Bun Bun Kang dan Adrianus Nyabang anak Yohanes Ladin. Yang saat ini kasus ini bergulir di Pengadilan Negeri Kabupaten Sintang, Provinsi Kalimantan Barat. Pada proses sidang tuntutan yang digelar pada Senin, 25 Maret 2024, JPU menjatuhkan tuntutan pidana penjara selama 1 tahun 10 bulan kepada Budiyanto. Sementara tuntutan untuk terdakwa Adianus Nyabang lebih ringan, yakni 10 bulan pidana penjara dan denda sebesar Rp20 juta untuk […] - [Kesejahteraan Hewan Menyangkut Lima Kebebasan, Simak Narasumber dalam Scoping Report di FKH Unud](https://animalsdontspeakhuman.org/uncategorized/kesejahteraan-hewan-menyangkut-lima-kebebasan-simak-narasumber-dalam-scoping-report-di-fkh-unud/): POSBALI – Universitas Udayana (Unud) melalui Fakultas Kedokteran Hewan (FKH Unud) berkolaborasi dengan Yayasan Perlindungan Hukum Satwa Indonesia dan World Animal Protection menyelenggarakan Scoping Report: Implementasi Kesejahteraan Hewan yang Diternakkan serta Dampaknya Terhadap Lingkungan dan Masyarakat di Bali. Acara ini berlangsung di Ruang Nusantara Gedung Agrokompleks Kampus Unud Sudirman Denpasar pada Selasa, 26 Maret 2024. Kegiatan ini dihadiri berbagai kalangan yang terdiri dari unsur akademisi, Dinas terkait, Kepolisian, Satpol PP, asosiasi, LSM dan mahasiswa. Kegiatan yang dibuka oleh Rektor Universitas Udayana ini menghadirkan keynote speaker Mark Dia, Global Programme Director, Farming dari World Animal Protection dengan topik “Moving the world for people, animal and our planet”. Di […] - [Seminar Scoping Report: Implementasi Standar Kesejahteraan Hewan Yang Diternakkan - Univ Udayana](https://animalsdontspeakhuman.org/uncategorized/seminar-scoping-report-implementasi-standar-kesejahteraan-hewan-yang-diternakkan-univ-udayana/) - [Implementation of farmed animal welfare standards, and its impact on environmental and public health in Bali](https://animalsdontspeakhuman.org/hukum/implementation-of-farmed-animal-welfare-standards-and-its-impact-on-environmental-and-public-health-in-bali/): (March 26, 2024, Bali) – Animal agriculture practices have a direct impact on public health and the environment, Animals Don’t Speak Human (ADSH), in partnership with the Bali Provincial Agriculture and Food Security Department, Udayana University, and World Animal Protection, encourages various stakeholders to be part of  a significant role in putting laws governing animal welfare into practice for fish, pigs, broiler breeds, and layer breeds reared in Bali. The seminar held at Udayana University, Bali – Indonesia was a soft launch of the scoping report: implementation of farmed animal welfare standards and its impact on environmental and public health […] - [Amicus Curiae untuk Kawal Kasus Perdagangan Sisik Trenggiling](https://animalsdontspeakhuman.org/uncategorized/amicus-curiae-untuk-kawal-kasus-perdagangan-sisik-trenggiling/): Culpae poena par esto, memiliki arti hukuman harus setimpal dengan kejahatannya. Pepatah ini jelas menggambarkan bagaimana hukum itu mesti ditegakkan: setegak dan seadilnya. Tak berbeda, dalam kasus satwa liar pun harusnya itu dapat terjadi: sebuah keadilan untuk korban dan penghukuman yang sepadan bagi pelaku kejahatan. Ada satu kasus yang cukup menyita perhatian belakangan ini, yaitu perniagaan sisik trenggiling (Manis javanica) di Kalimantan Barat. Dua terdakwa tersebut adalah Budiyanto dan Adrianus Nyabang yang dibekuk bersama barang bukti 337,88 kilogram sisik trenggiling pada 4 Oktober 2023. Jumlah yang sangat dahsyat jika mengingat itu merupakan harta berharga yang mestinya dijaga baik-baik oleh negara. Bayangkan, dalam […] - [Koalisi Primates Fight Back Minta Monyet Ekor Panjang dan Beruk Sebagai Satwa Liar Dilindungi](https://animalsdontspeakhuman.org/uncategorized/koalisi-primates-fight-back-minta-monyet-ekor-panjang-dan-beruk-sebagai-satwa-liar-dilindunngi/): JAKARTA, KOMPAS.TV – Menyambut Hari Primata Indonesia yang jatuh pada tanggal 30 Januari 2024 kemarin, Koalisi Primates Fight Back bersama segenap masyarakat sipil mengadakan aksi damai diiringi teatrikal di depan gedung Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).  Sebanyak 15 aktivis dan relawan terlihat berdiri memegang poster bergambarkan monyet yang dieksploitasi dengan tulisan “KLHK, Kenapa Terus Menutup Mata?” serta berisikan tuntutan kepada KLHK. Seorang aktivis lainnya, yang terlihat memegang spanduk bertuliskan “Tetapkan Monyet Sebagai Satwa Dilindungi”, mengenakan topeng wajah Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup Siti Nurbaya Bakar dengan penutup mata hitam. Aksi ini menjadi momentum untuk terus mendorong dan menagih Kementerian Lingkungan Hidup dan […] - [Koalisi Desak KLHK Tetapkan Monyet Ekor Panjang dan Beruk Sebagai Satwa Dilindungi](https://animalsdontspeakhuman.org/uncategorized/koalisi-desak-klhk-tetapkan-monyet-ekor-panjang-dan-beruk-sebagai-satwa-dilindungi/): TEMPO.CO, Jakarta – Menyambut Hari Primata Indonesia pada 30 Januari 2024, Koalisi Primates Fight Back bersama masyarakat sipil mendesak Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk mengambil langkah serius dalam menghentikan perburuan maupun perdagangan serta melindungi monyet ekor panjang (Macaca fascicularis) dan beruk (Macaca nemestrina) di Indonesia. Mereka mengadakan aksi damai diiringi teatrikal di depan gedung KLHK. Sebanyak 15 aktivis dan relawan terlihat berdiri memegang poster bergambarkanmonyet yang dieksploitasi dengan tulisan “KLHK, Kenapa Terus Menutup Mata?” serta berisikan tuntutan kepada KLHK. Seorang aktivis lainnya, yang terlihat memegang spanduk bertuliskan “Tetapkan Monyet Sebagai Satwa Dilindungi”, mengenakan topeng wajah Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup Siti Nurbaya Bakar dengan […] - [KLHK Diminta Segera Tetapkan Monyet Ekor Panjang Dan Beruk Sebagai Satwa Liar Dilindungi](https://animalsdontspeakhuman.org/uncategorized/klhk-diminta-segera-tetapkan-monyet-ekor-panjang-dan-beruk-sebagai-satwa-liar-dilindungi/): JAKARTA, BERNAS.ID — Menyambut Hari Primata Indonesia yang jatuh pada tanggal 30 Januari 2024, Koalisi Primates Fight Back bersama segenap masyarakat sipil mengadakan aksi damai diiringi teatrikal di depan gedung Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Senin (29/1/2024). Sebanyak 15 aktivis dan relawan terlihat berdiri memegang poster bergambarkan monyet yang dieksploitasi dengan tulisan “KLHK, Kenapa Terus Menutup Mata?” serta berisikan tuntutan kepada KLHK. Seorang aktivis lainnya, yang terlihat memegang spanduk bertuliskan “Tetapkan Monyet Sebagai Satwa Dilindungi”, mengenakan topeng wajah Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup Siti Nurbaya Bakar dengan penutup mata hitam. Aksi ini menjadi momentum untuk terus mendorong dan menagih Kementerian […] - [Hari Primata Indonesia: Koalisi Primates Fight Back Tuntut KLHK Segera Menetapkan Monyet Ekor Panjang dan Beruk Sebagai Satwa Liar Dilindungi](https://animalsdontspeakhuman.org/uncategorized/hari-primata-indonesia-koalisi-primates-fight-back-tuntut-klhk-segera-menetapkan-monyet-ekor-panjang-dan-beruk-sebagai-satwa-liar-dilindungi/): (Jakarta, 29 Januari 2024)—Menyambut Hari Primata Indonesia yang jatuh pada tanggal 30 Januari 2024, Koalisi Primates Fight Back bersama segenap masyarakat sipil mengadakan aksi damai diiringi teatrikal di depan gedung Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Sebanyak 15 aktivis dan relawan terlihat berdiri memegang poster bergambarkan monyet yang dieksploitasi dengan tulisan “KLHK, Kenapa Terus Menutup Mata?” serta berisikan tuntutan kepada KLHK. Seorang aktivis lainnya, yang terlihat memegang spanduk bertuliskan “Tetapkan Monyet Sebagai Satwa Dilindungi”, mengenakan topeng wajah Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup Siti Nurbaya Bakar dengan penutup mata hitam. Aksi ini menjadi momentum untuk terus mendorong dan menagih Kementerian Lingkungan […] - [Eps 49 - Oppression of Women & Female Animals - Part 2](https://animalsdontspeakhuman.org/uncategorized/eps-49-oppression-of-women-female-animals-part-2/) - [Eps 48 - Oppression of Women & Female Animals - Part 1](https://animalsdontspeakhuman.org/uncategorized/eps-48-oppression-of-women-female-animals-part-1/) - [Kisah Tragis Harimau di Medan Zoo, Menutupnya Bukan Solusi Bijak](https://animalsdontspeakhuman.org/uncategorized/kisah-tragis-harimau-di-medan-zoo-menutupnya-bukan-solusi-bijak/): tirto.id – Harimau mati meninggalkan belang, tapi di Medan Zoo mereka mati menguak kisah yang malang. Medan Zoo alias Kebun Binatang Medan kembali membawa kabar duka. Kematian Nurhaliza, harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) betina berusia 9 tahun, menambah daftar satwa yang mati di kebun binatang itu. Nurhaliza mendapatkan medical check-up terakhir pada 14 November 2023. Kala itu, hasil temuan tim medis mendapati sejumlah masalah kesehatan seperti gangguan paru dan napas yang tersengal. Pada hari terakhir 2023, tepatnya Minggu (31/12/2023), Nurhaliza ditemukan mati pukul 16.48 WIB. Diagnosa medical check-up sebelumnya menyatakan, Nurhaliza mengalami pneumonia dan renal disease. Sebelum kematian, kondisi Nurhaliza dikabarkan terlihat lesu, nafsu makan turun, […] - [Discussion on Animal Ethics: Oppression of women & female animals](https://animalsdontspeakhuman.org/uncategorized/discussion-on-animal-ethics-oppression-of-women-female-animals/) - [Riset World Animal Protection Sebut Resto Cepat Saji Abaikan Prinsip Kesejahteraan Ayam Ternak](https://animalsdontspeakhuman.org/uncategorized/riset-world-animal-protection-sebut-resto-cepat-saji-abaikan-prinsip-kesejahteraan-ayam-ternak/): World Animal Protection (WAP) mengidentifikasi jaringan restoran cepat saji global yang beroperasi di Indonesia mengabaikan kesejahteraan ayam ternak. IDXChannel – Manajer Kampanye WAP Indonesia Rully Prayoga (depan kanan), Pendiri Animal Don’t Speak Human Fiolita Berandhini (depan kedua kanan), Sekretaris Pengurus Harian Dewan Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Sri Wahyuni, dan Konsumen dan Ibu dari Lima Anak Lumi Karti Johanna berfoto bersama usai konferensi pers terkait ‘Mendorong Emiten Resto Cepat Saji Terhadap Standart Dalam Kesejahteraan Ayam’ dalam Riset World Animal Protection (WAP) di Jakarta, Kamis (20/10/2022).  World Animal Protection (WAP) mengidentifikasi jaringan restoran cepat saji global yang beroperasi di Indonesia mengabaikan kesejahteraan ayam ternak yang dikonsumsi oleh konsumen berdasarkan […] - [Aksi Peduli Monyet](https://animalsdontspeakhuman.org/uncategorized/aksi-peduli-monyet/): Perlindungan untuk Kawanan Monyet dan Beruk di Indonesia   Aksi Peduli Monyet Kawanan monyet dan beruk mencari perlindungan hukum kembali terlihat di depan kompleks Manggala Wanabakti, kantor Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) di Palmerah, Jakarta Pusat. Mereka juga telah terlihat di Kediri sehari sebelumnya, dan bahkan berada di Titik Nol Kilometer Yogyakarta pekan lalu. Mereka tidak datang sendiri. Bersama mereka adalah Menteri LHK, Siti Nurbaya Bakar, dan sejumlah influencer yang dikenal karena konten mereka tentang satwa liar. Namun, yang menarik perhatian adalah kenyataan bahwa kawanan ini adalah relawan dari Koalisi Primates Fight Back – sebuah gabungan dari berbagai organisasi pelindung […] - [Eps. 5 - Cara Melaporkan Tindak Pidana Terkait Satwa ke Kepolisian](https://animalsdontspeakhuman.org/uncategorized/eps-5-cara-melaporkan-tindak-pidana-terkait-satwa-ke-kepolisian/) - [Foto: Unjuk Rasa Peduli Satwa Primata di Kedubes AS](https://animalsdontspeakhuman.org/uncategorized/foto-unjuk-rasa-peduli-satwa-primata-di-kedubes-as/): Koalisi Primates Fight Back melakukan unjuk rasa di depan Kedutaan Besar Amerikat Serikat, Jakarta, Rabu (13/9). Dalam aksi tersebut massa aksi menuntut pemerintah Amerika Serikat menghentikan perdagangan monyet ekor panjang dan beruk yang diimpor dari Indonesia. Tuntutan ini sejalan dengan laporan terbaru dari The International Union for Conservation of Nature (IUCN), dalam the IUCN RED yang menyimpulkan bahwa dua spesies monyet di Indonesia itu dalam status terancam dan membutuhkan perlindungan. Relawan yang tergabung dalam Koalisi Primates Fight Back menggunakan topeng kertas sebagai metafora monyet ekor Panjang (Macaca fascicularis). Masa aksi menyikapi beberpa fokus di antaranya; kasus perburuan, perdagangan, juga kekerasan. […] - [Tangis Macaca di Yogyakarta (Bagian 1): Ditangkap Paksa dari Hutan untuk Ekspor](https://animalsdontspeakhuman.org/uncategorized/tangis-macaca-di-yogyakarta-bagian-1-ditangkap-paksa-dari-hutan-untuk-ekspor/): Senin, 12 Desember 2022, puluhan aktivis yang tergabung dalam Koalisi Primates Fight Back melakukan aksi teatrikal di depan Gedung Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Jakarta. Mereka mendesak supaya pemerintah segera menetapkan monyet ekor panjang (Macaca fascicularis) sebagai satwa dilindungi. Aksi itu merupakan buntut dari maraknya eksploitasi terhadap monyet ekor panjang oleh manusia, mulai dari perburuan, perdagangan, penyiksaan, termasuk penggunaan monyet sebagai hewan percobaan untuk kepentingan medis. Eksploitasi terhadap monyet disebut sebagai biang keladi turunnya populasi monyet, hingga pada Maret 2022 International Union for Conservation of Nature (IUCN) menaikkan status monyet ekor panjang dari rentan (vulnerable) menjadi terancam punah (endangered). […] - [Ketika Kawanan Monyet bersama Menteri dan Sejumlah Influencer Protes di Kantor KLHK](https://animalsdontspeakhuman.org/uncategorized/ketika-kawanan-monyet-bersama-menteri-dan-sejumlah-influencer-protes-di-kantor-klhk/): Jakarta, Mjnews.id – Kawanan monyet dan beruk yang mencari perlindungan hukum kembali terlihat di depan kompleks Manggala Wanabakti, kantor Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Palmerah, Jakarta Pusat. Mereka juga terlihat di Kediri sehari sebelumnya, dan titik Nol Kilometer Yogyakarta, pekan lalu.  Bersama Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar serta sejumlah influencer yang terkenal dengan konten satwa liar, kawanan ini berdiri sambil memegang poster tentang kekejaman yang selama ini mereka hadapi. Namun alih-alih menteri dan influencer sungguhan, mereka adalah relawan dengan topeng kertas, anggota Koalisi Primates Fight Back—gabungan dari berbagai organisasi pelindung satwa, seniman, juga komunitas konservasi di Indonesia. Didampingi oleh perwakilan […] - [Kembali Terlihat, Kawanan Monyet Melakukan Protes bersama Menteri dan Sejumlah Influencer di Kantor KLHK](https://animalsdontspeakhuman.org/uncategorized/kembali-terlihat-kawanan-monyet-melakukan-protes-bersama-menteri-dan-sejumlah-influencer-di-kantor-klhk/): RadarPekalongan.id – Kawanan monyet dan beruk yang mencari perlindungan hukum kembali terlihat di depan kompleks Manggala Wanabakti, kantor Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Palmerah, Jakarta Pusat. Mereka juga terlihat di Kediri sehari sebelumnya, dan titik Nol Kilometer Yogyakarta pekan lalu. Bersama Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar serta sejumlah influencer yang terkenal dengan konten satwa liar, kawanan ini berdiri sambil memegang poster tentang kekejaman yang selama ini mereka hadapi. Namun alih-alih menteri dan influencer sungguhan, mereka adalah relawan dengan topeng kertas, anggota Koalisi Primates Fight Back—gabungan dari berbagai organisasi pelindung satwa, seniman, juga komunitas konservasi di Indonesia. Didampingi oleh perwakilan dari […] - [Kawanan 'Monyet dan Beruk' Terlihat di Kantor KLHK](https://animalsdontspeakhuman.org/uncategorized/kawanan-monyet-dan-beruk-terlihat-di-kantor-klhk/): ASKARA – Kawanan monyet dan beruk yang mencari perlindungan hukum kembali terlihat di depan kompleks Manggala Wanabakti, kantor Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Palmerah, Jakarta Pusat. Mereka juga terlihat di Kediri sehari sebelumnya, dan titik Nol Kilometer Yogyakarta pekan lalu.  Bersama Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar serta sejumlah influencer yang terkenal dengan konten satwa liar, kawanan ini berdiri sambil memegang poster tentang kekejaman yang selama ini mereka hadapi. Namun alih-alih menteri dan influencer sungguhan, mereka adalah relawan dengan topeng kertas, anggota Koalisi Primates Fight Back—gabungan dari berbagai organisasi pelindung satwa, seniman, juga komunitas konservasi di Indonesia.  Didampingi oleh perwakilan […] - [Organisasi Pelindung Satwa Minta Pemerintah Lindungi Monyet](https://animalsdontspeakhuman.org/uncategorized/organisasi-pelindung-satwa-minta-pemerintah-lindungi-monyet/): JAKARTA|SUDUTPANDANG.ID – Sejumlah massa yang tergabung dalam koalisi “Primates Fight Back”, gabungan dari berbagai organisasi pelindung satwa, seniman dan komunitas konservasi di Indonesia menggelar aksi di depan kantor Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Jakarta, Senin (12/12/2022). Mereka meminta meminta agar Menteri KLHK untuk memasukkan monyet sebagai satwa yang dilindungi dalam Permen KLHK No.20 Tahun 2018. “Kami meminta pembaharuan Permen No.20 Tahun 2018 agar monyet juga ditetapkan sebagai satwa yang dilindungi,” pinta para peserta aksi. Dalam aksi, mereka mengenakan topeng Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar serta sejumlah influencer yang terkenal dengan konten satwa liar. Anggota Koalisi Primates Fight Back gabungan […] - [Diburu dan Dieksploitasi, Monyet Ekor Panjang Terancam Punah](https://animalsdontspeakhuman.org/uncategorized/diburu-dan-dieksploitasi-monyet-ekor-panjang-terancam-punah/): JAKARTA, KOMPAS — Praktik eksploitasi terhadap primata marak terjadi di Indonesia meski monyet ekor panjang telah ditetapkan sebagai satwa yang terancam punah oleh Badan Konservasi Dunia atau IUCN. Karena itu, desakan agar primata tersebut dimasukkan dalam kriteria satwa dilindungi muncul dari sejumlah pihak agar terlindungi dari kepunahan. Tergabung dalam Primates Fight Back, mereka menuntut agar pemerintah menghentikan perdagangan monyet ekor panjang dan menindak tegas para pelaku. Koalisi tersebut terdiri dari berbagai organisasi pelindung satwa, seniman, dan komunitas konservasi dari sejumlah daerah di Indonesia. Pada Senin (12/12/2022) di depan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Jakarta, mereka menggelar pertunjukan teatrikal seni […] - [Riset WIP Identifikasi Sejumlah Emiten Resto Cepat Saji Abaikan Prinsip Kesejahteraan Ayam Ternak](https://animalsdontspeakhuman.org/uncategorized/riset-wip-identifikasi-sejumlah-emiten-resto-cepat-saji-abaikan-prinsip-kesejahteraan-ayam-ternak/): Manajer Kampanye WAP Indonesia Rully Prayoga (depan kanan), Pendiri Animal Don’t Speak Human Fiolita Berandhini (depan kedua kanan), Sekretaris Pengurus Harian Dewan Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Sri Wahyuni, dan Konsumen dan Ibu dari Lima Anak Lumi Karti Johanna (depan kanan) saat foto bersama usai konferensi pers terkait ‘Mendorong Emiten Resto Cepat Saji Terhadap Standart Dalam Kesejahteraan Ayam’ dalam Riset World Animal Protection (WAP) di Jakarta, Kamis (20/10/2022). World Animal Protection (WAP) mengidentifikasi jaringan restoran cepat saji global yang beroperasi di Indonesia mengabaikan kesejahteraan ayam ternak yang dikonsumsi oleh konsumen berdasarkan riset yang bertajuk The Pecking Order (TPO) 2022. Kajian […] - [World Animal Protection Keluarkan Riset Prinsip Kesejahteraan Ayam Ternak](https://animalsdontspeakhuman.org/uncategorized/world-animal-protection-keluarkan-riset-prinsip-kesejahteraan-ayam-ternak/): Manajer Kampanye WAP Indonesia Rully Prayoga bersama Pendiri Animal Don’t Speak Human Fiolita Berandhini Sekretaris Pengurus Harian Dewan YLKI Sri Wahyuni dan Lumi Karti Johanna usai konferensi pers riset World Animal Protection (WAP) prinsip kesejahteraan ayam ternak di Jakarta. WAP mendesak industri pangan untuk berkomitmen pada perubahan kebijakan yang akan meningkatkan kesejahteraan miliaran ayam. - [Bisnis Emiten FAST Disorot, Dinilai Rugikan Konsumen](https://animalsdontspeakhuman.org/uncategorized/bisnis-emiten-fast-disorot-dinilai-rugikan-konsumen/): Jakarta, TopBusiness – Dalam sebuah World Animal Protection (WAP) melakukan survey baru-baru ini yang berjudul The Pecking Order 2022. Dalam laporannya, restoran cepat saji global yang beroperasi di Indonesia mengabaikan kesejahteraan hewan ternak yang disajikan kepada konsumen. Penelitian ini dilakukan tak hanya di Indonesia, tapi juga banyak negara seperti Australia, Brasil, Kanada, Cina, India, Kenya, Thailand, dan Amerika Serikat. Adapun untuk restoran cepat saji yang dinilai melanggar adalah PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST) dengan brand restorannya adalah KFC. Selain KFC, ada juga restoran cepat saji Burger King, Domino’s, McDonald’s, Pizza Hut, Starbucks, Subway dan Nando’s. Untuk dua restoran terakhir tidak […] - [Pelajar, Mahasiswa dan Komunitas Pecinta Satwa Tolak RUU Omnibus Law](https://animalsdontspeakhuman.org/uncategorized/pelajar-mahasiswa-dan-komunitas-pecinta-satwa-tolak-ruu-omnibus-law/): sumber: https://www.walhi.or.id/pelajar-mahasiswa-dan-komunitas-pecinta-satwa-tolak-ruu-omnibus-law-1 - [Mengapa Cruelty Terhadap Hewan Kerap Terjadi? (Part C)](https://animalsdontspeakhuman.org/uncategorized/mengapa-cruelty-terhadap-hewan-kerap-terjadi-part-c/) - [Mengapa Cruelty Terhadap Hewan Kerap Terjadi? (Part B)](https://animalsdontspeakhuman.org/uncategorized/mengapa-cruelty-terhadap-hewan-kerap-terjadi-part-b/) - [Mengapa Cruelty Terhadap Hewan Kerap Terjadi? (Part A)](https://animalsdontspeakhuman.org/uncategorized/mengapa-cruelty-terhadap-hewan-kerap-terjadi/) - [Lucinta Luna & Kita Semua Seharusnya Tak Eksploitasi Lumba-Lumba](https://animalsdontspeakhuman.org/uncategorized/lucinta-luna-kita-semua-seharusnya-tak-eksploitasi-lumba-lumba/): Tingkah aktris Lucinta Luna dikecam sejumlah pihak. Dalam video yang diunggah di Youtube baru-baru ini, Lucinta bersama rekan-rekannya merekam tengah menunggangi lumba-lumba yang berenang dalam posisi terbalik. Mereka memegang sirip dan berteriak-teriak. Diduga aksi itu dilakukan di Dolphin Logde Bali, yang berada di kawasan Pantai Mertasari, Sanur. Tempat penangkaran berada di tengah lautan dengan jarak berkisar 100 meter dari bibir pantai yang hanya bisa dijangkau dengan perahu. Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL) Denpasar mengatakan tempat tersebut izin operasinya telah dicabut sejak 2020 atau dengan kata lain ilegal. Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti jadi salah satu pesohor […] - [Magdalene Primer: Yang Perlu Diketahui Soal Hukum Perlindungan Hewan](https://animalsdontspeakhuman.org/uncategorized/magdalene-primer-yang-perlu-diketahui-soal-hukum-perlindungan-hewan/): Kasus kekerasan hewan yang viral di media sosial hanya puncak gunung es dari isu perlindungan hewan, sistem hukum yang belum memadai, dan tak beri efek jera. by Tabayyun Pasinringi, Reporter Peringatan pemicu: Penggambaran kekerasan eksplisit terhadap hewan peliharaan. Cuitan peneliti kebijakan publik Ravio Patra, soal penganiayaan dan pemerkosaan kucing calico, menambah daftar panjang kasus kekerasan hewan di Indonesia. Kucing bernama Mimi itu ditemukan dalam kondisi dubur berdarah dan muka penyok akibat dibanting oleh pelaku, pekerja tambal ban di Jakarta. Ravio dengan segera membawa Mimi ke dokter hewan untuk ditangani. Setelah diperiksa, kucing betina itu disebut berada dalam keadaan dehidrasi, luka […] - [Kasus Animal Cruelty Terparah yang Pernah ADSH Tangani?](https://animalsdontspeakhuman.org/uncategorized/kasus-animal-cruelty-terparah-yang-pernah-adsh-tangani/) - [Omnibus Law Juga Berpotensi Mengancam Habitat Satwa](https://animalsdontspeakhuman.org/uncategorized/omnibus-law-juga-berpotensi-mengancam-habitat-satwa/): Alih fungsi kawasan hutan untuk kebutuhan industri (investasi) berpotensi merampas ruang hidup satwa.Oleh: Ady Thea DA Pemerintah terus berupaya menuntaskan naskah akademik dan draft omnibus law RUU Cipta Lapangan Kerja. Kebijakan ini disebut bakal menyederhanakan regulasi yang dinilai menghambat masuknya investasi. Kemudahan itu diyakini pemerintah bakal menggenjot investasi. Namun, sejumlah kalangan khawatir kemudahan investasi itu semakin mengeksploitasi sumber daya alam termasuk meningkatkan alih fungsi kawasan hutan untuk kepentingan industri dan investasi. Aktivis Perlindungan Satwa Animals Don’t Speak Human Violita Berandhini melihat salah satu yang bakal disasar RUU omnibus law yaitu memangkas atau mengubah proses perizinan, salah satunya izin lingkungan (amdal). […] - [Aturan Hukum Pentingnya Memenuhi Standar Kesejahteraan Hewan Ternak](https://animalsdontspeakhuman.org/hewan-ternak/aturan-hukum-pentingnya-memenuhi-standar-kesejahteraan-hewan-ternak/): Berdasarkan berbagai penelitian, hewan yang digunakan dalam rantai pasokan makanan adalah makhluk yang peka, sensitif, dan kompleks secara emosional. Gambar Ayam : Berbeda dengan penggambaran mereka yang tidak cerdas dalam budaya populer, ayam dapat mengalami tekanan psikologis, kebosanan, dan frustrasi serta menyayangi orang tua ketika diizinkan menghabiskan waktu bersama anak-anak mereka. Gambar Babi : Babi adalah salah satu hewan ternak yang paling cerdas. Babi dapat menggunakan alat, berpikir abstrak dan mengantisipasi kejadian di masa depan, serta mampu berempati dengan sesama babi. Gambar Sapi : Sapi adalah makhluk emosional yang dapat mengembangkan ikatan erat dengan keturunannya dan sesama hewan dan menjadi […] - [Tindak Pidana Pemerkosaan Hewan](https://animalsdontspeakhuman.org/hukum/tindak-pidana-pemerkosaan-hewan/):  Oleh : Afsha An Nisa Fresticia Permasalahan Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), pemerkosaan atau perkosa diartikan sebagai “menundukkan dengan kekerasan; memaksa dengan kekerasan; menggagahi; merogol”.1 Dalam hukum pidana, pengertian ‘pemerkosaan’ diatur dalam Pasal 285 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, yaitu “memaksa seorang wanita bersetubuh dengan dia di luar perkawinan dengan kekerasan atau ancaman kekerasan”. Dari kedua pengertian tersebut, yang menjadi unsur terpenting dalam pemerkosaan ialah pemaksaan. Pada dasarnya, hewan tidak dapat memberikan konsen atau persetujuan layaknya manusia. Maka, dari definisi-definisi tersebut dapat dipahami bahwa pemerkosaan terhadap hewan merupakan suatu tindak persetubuhan terhadap hewan, di mana dalam tindakan tersebut hewan tidak […] - [Perlindungan Hukum Terhadap Hewan Untuk Tujuan Percobaan Ilmiah](https://animalsdontspeakhuman.org/hukum/perlindungan-hukum-terhadap-hewan-untuk-tujuan-percobaan-ilmiah/): Oleh Anisah Alviah Permasalahan Hewan telah digunakan sebagai subjek uji untuk eksperimen medis dan penyelidikan ilmiah lainnya selama ratusan tahun. Dengan bangkitnya pergerakan penyelamatan hak-hak hewan pada 1970-an dan 1980-an, banyak orang mulai mempertanyakan etika penggunaan makhluk hidup untuk ujian semacam itu. Meskipun pengujian hewan tetap menjadi hal biasa saat ini, dukungan publik untuk praktik semacam itu telah menurun dalam beberapa tahun terakhir. Dalam ilmu pengetahuan, terutama dalam bidang biomedis, hewan sering dijadikan sebagai subjek dalam percobaan. Baik untuk tujuan mengetahui efek dari suatu bahan kimia atau untuk mengetahui efektivitas suatu obat. Banyak industri menggunakan pengujian hewan untuk berbagai produk, […] - [Modis tanpa menyakiti satwa? Memang bisa?](https://animalsdontspeakhuman.org/hukum/modis-tanpa-menyakiti-satwa-memang-bisa/): Oleh Fiolita Berandhini, S.H Menjaga bumi dari sampah plastik itu tidak hanya untuk manusia dan lingkungan, tetapi juga untuk satwa yang tinggal didalamnya. Teman-teman pasti banyak yang sudah tahu bahwa sampah plastik tidak bisa hancur dalam waktu singkat, butuh waktu yang lamaaaaaaaa sekali, ribuan hingga jutaan tahun. Di lautan banyak ditemui mikroplastik yang sulit dilihat dengan mata dan satwa di laut alhasil ketika satwa laut ingin berburu makanan, maka termakanlah juga mikroplastik ini dan kemudian ikan-ikan ‘plastik’ yang ditangkap nelayan inilah kemudian dimakan manusia, plastik yang tidak kelihatan inipun berpindah ke organ tubuh manusia tanpa disadari. Apa saja hL yang […] - [Ramah Lingkungan dalam Berwisata di hari libur](https://animalsdontspeakhuman.org/hukum/ramah-lingkungan-dalam-berwisata-di-hari-libur/): Oleh Fiolita Berandhini, S.H Saat ini mungkin kamu sedang memastikan untuk tidak menambah banyak mil karbon dalam perjalanan ke dan dari tujuan liburan Anda, seperti dengan membuat penerbangan se-ramah lingkungan mungkin, tetapi bagaimana jika kamu menikmati pemandangan baru dan ingin menjelajah sebanyak yang kamu bisa di negara baru? Pertama, mari kita bahas beberapa alasan untuk bepergian ramah lingkungan. Satu alasan yang jelas adalah bahwa itu lebih baik untuk planet kita. Emisi CO2 dari penerbangan, mobil, dan moda transportasi lainnya berkontribusi signifikan terhadap pemanasan global. Konsekuensi dari pemanasan global sangat berbahaya. Dari hilangnya keanekaragaman hayati hingga banjir kota-kota besar, ada banyak […] - [Penganiayaan Hewan: Rantai Normalisasi yang Tak Berkesudahan](https://animalsdontspeakhuman.org/uncategorized/penganiayaan-hewan-rantai-normalisasi-yang-tak-berkesudahan/): Maraknya kasus penganiayaan hewan di Indonesia sudah bukan hal baru di telinga masyarakat. Kasus-kasus yang terjadi melingkup ke berbagai hal, mulai dari kekerasan, eksploitasi, perdagangan, overpopulasi, hingga pembunuhan. Sedari kecil, masyarakat belum terbuka dengan hal-hal yang sebenarnya menyakiti hewan. Contoh paling mudah, anak-anak kecil yang sering mengadu jangkrik, mencabuti sayap kupu-kupu, hingga kucing yang diberikan karet gelang dengan anggapan diberikan kalung. Tanpa disadari, kekerasan terhadap hewan marak terjadi karena adanya budaya yang dinormalisasi. Ada konsentris yang beranggapan bahwa manusia adalah makhluk hidup yang paling superior, berada di atas hewan. Ketika hewan dianggap mengganggu, bukan persoalan besar untuk menyingkirkannya karena keberadaannya […] - [Lucinta Luna & Kita Semua Seharusnya Tak Eksploitasi Lumba-Lumba](https://animalsdontspeakhuman.org/uncategorized/lucinta-luna-kita-semua-seharusnya-tak-eksploitasi-lumba-lumba-2/): tirto.id – Tingkah aktris Lucinta Luna dikecam sejumlah pihak. Dalam video yang diunggah di Youtube baru-baru ini, Lucinta bersama rekan-rekannya merekam tengah menunggangi lumba-lumba yang berenang dalam posisi terbalik. Mereka memegang sirip dan berteriak-teriak. Diduga aksi itu dilakukan di Dolphin Logde Bali, yang berada di kawasan Pantai Mertasari, Sanur. Tempat penangkaran berada di tengah lautan dengan jarak berkisar 100 meter dari bibir pantai yang hanya bisa dijangkau dengan perahu. Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL) Denpasar mengatakan tempat tersebut izin operasinya telah dicabut sejak 2020 atau dengan kata lain ilegal. Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti jadi salah satu pesohor yang mengkritik kelakuan tersebut. […] - [Ekspor Hewan Ternak Hidup: Perdagangan yang tidak manusiawi dan tidak diperlukan](https://animalsdontspeakhuman.org/hewan-ternak/ekspor-hewan-ternak-hidup-perdagangan-yang-tidak-manusiawi-dan-tidak-diperlukan/): Ekspor Hewan Ternak Hidup: Perdagangan yang tidak manusiawi dan tidak diperlukan Ditulis oleh Peter Stevenson, Kepala Penasihat Kebijakan, Compassion in World Farming dalam Jurnal Hukum Kesejahteraan Hewan Musim Panas 2012 Diterjemahkan oleh Elsa HelyaniDiedit oleh Fiolita B Setiap tahun, jutaan hewan ternak di seluruh dunia ditransportasikan dan menempuh jarak yang sangat jauh ke rumah-rumah potong hewan atau untuk penggemukan lebih lanjut. Perdagangan ini bertanggung jawab atas sebagian besar penderitaan hewan. Dan ini benar-benar hal yang tidak diperlukan. Compassion in World Farming (Compassion) sependapat dengan Federasi Dokter Hewan Eropa bahwa “Hewan harus dipelihara sedekat mungkin dengan tempat di mana mereka dilahirkan, […] ## Pages - [Kebijakan Data Privasi](https://animalsdontspeakhuman.org/kebijakan-data-privasi/): Selamat datang di Yayasan Perlindungan Hukum Satwa Indonesia (Animals Don’t Speak Human). Kami menyatakan untuk berkomitmen dalam melindungi dan menghormati privasi dan data pribadi anda sebagai pengunjung dan pendukung kami. Kebijakan Privasi ini menjelaskan bagaimana kami mengumpulkan, menggunakan, mengungkapkan dan melindungi informasi pribadi yang anda berikan saat mengunjungi dan mengakses situs web kami sesuai dengan ketentuan-ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 Tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi Dan Transaksi Elektronik (UU ITE), Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 Tentang Pelindungan Data Pribadi (UU PDP), dan serta sesuai dengan General Data Protection Regulation (GDPR). Yayasan Perlindungan […] - [Plantastis](https://animalsdontspeakhuman.org/plantastis/): Plantastis Home Program - [Perlindungan Monyet](https://animalsdontspeakhuman.org/perlindungan-monyet/): Home Perlindungan Monyet PERLINDUNGAN MONYET EKOR PANJANG DAN BERUK Monyet ekor panjang (Macaca Fascicularis) dan beruk (Macaca Nemestrina) terus menghadapi ancaman eksploitasi, penyiksaan, dan perdagangan. Meski sejak tahun 2022 status monyet ekor Panjang dan beruk oleh IUCN sudah dinaikkan dari rentan menjadi terancam punah, namun pemerintah masih menutup mata pada sejumlah tindakan eksploitatif yang terjadi bertubi-tubi terhadap kedua spesies primata yang memiliki peran penting untuk keberlanjutan lingkungan.   Kenapa Penting Menetapkan Monyet Sebagai Satwa Dilindungi? Karena statusnya tidak dilindungi, maka tidak ada aturan hukum yang jelas dan mengikat untuk melindungi spesies ini, sehingga hal ini juga menjadi faktor penyebab penurunan populasinya. Padahal […] - [Keadilan Pangan](https://animalsdontspeakhuman.org/keadilan-pangan/): Plant-based Nutrition Living That Advocates a Sustainable Environment and Kindness for All Living Beings Kenali pentingnya beralih ke sumber makanan berbasis nabati Kesehatan Beralih ke makanan berbasis nabati dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung koroner dan penyakit kardiovaskular lainnya. Selain itu, beralih ke sistem pangan nabati dapat membantu kita mencegah penyakit zoonis dan pertumbuhan lain penyakit yang disebabkan resistensi antibiotic. Pola makan nutrisi berbasis nabati dapat membantu mengurangi risiko obesitas, yang merupakan salah satu faktor utama yang dikaitkan dengan pubertas dini. Lingkungan Produksi makanan berbasis nabati umumnya memiliki jejak karbon yang lebih rendah dibandingkan dengan produksi makanan hewani. Ini berarti […] - [Pengurus Yayasan dan Badan Pekerja](https://animalsdontspeakhuman.org/pengurus-yayasan-dan-badan-pekerja/): Home Tentang Kami Yayasan & Badan Pekerja Pengurus Yayasan Animals Don’t Speak Human didirikan oleh orang-orang dengan berbagai latar belakang pendidikan yang berbeda, namun memiliki satu misi yang sama yaitu meningkatkan perlindungan satwa. Pendiri : Fiolita Berandhini Saichu, S.H., M.A Citra Referandum, S.H., M.H Sekretaris : Cynthia Try Sha, S.HBendahara : Indri Prihati, A.MdKetua Dewan Pengawas : Drh. Mariana Kresty Ferdinandez, M.SiAnggota Dewan Pengawas : Aya Diandara Wanggi Hoediyanto Badan Pekerja - [Relawan](https://animalsdontspeakhuman.org/relawan/): Home Relawan Kegiatan Relawan Pendaftaran Relawan Gabung menjadi relawan Animals Don’t Speak Human untuk membantu mendorong hukum yang berkeadilan terhadap hewan dan meningkatkan kehidupan hewan agar lebih sejahtera. Daftar sekarang - [Perlindungan Ayam Petelur](https://animalsdontspeakhuman.org/cage-free/): Kami percaya bahwa seharusnya hewan tidak boleh terpenjara dan menderita dalam kandang. Bantu kami untuk upaya peningkatan kesejahteraan dan pembebasan hewan. IKUT BERKAMPANYE Kampanye Bebas Kandang Baterai Gerakan untuk meningkatkan kesadaran publik akan pentingnya pemenuhan kesejahteraan hewan yang diternakkan, khususnya pada ayam petelur. Gerakan ini untuk mengeliminasi sistem kandang baterai yang telah terbukti tidak dapat memenuhi kebutuhan dasar ayam seperti mengepakkan sayap, bertengger, bertelur di tempat nyaman, bersosialisasi, dll. Ayam menderita stres dan sakit akibat praktik pengurungan intensif ini. Sistem kandang baterai yang umum digunakan di Indonesia dalam industri telur juga telah menyumbang pencemaran lingkungan, kontaminasi silang residu antibiotika serta kontaminasi […] - [Hewan Diternak #BerHak](https://animalsdontspeakhuman.org/hewan-ternak-berhak/): Home Aktivitas Hewan Diternak #BerHak Hewan Diternak membutuhkan pertolongan kita, berdasarkan data dari faunalytics.   Hewan yang dibesarkan untuk tujuan konsumsi, seharusnya juga dipenuhi kebutuhan dasarnya dalam hal pemenuhan kesejahteraan hewan. Pada kenyataannya, masih banyak hewan diternak yang diperlakukan dengan tidak memperhatikan kesejahteraannya dengan dalih bahwa hewan diternak yang mayoritas berujung di meja makan, tidak memiliki perasaan sebagaimana hewan pendamping atau satwa liar lainnya. Berdasarkan berbagai penelitian, hewan diternak dapat merasakan sakit dan memiliki perasaan lainnya sebagaimana dengan hewan pendamping dan satwa liar .   Dalam hal pemenuhan kesejahteraan hewan diternak, terdapat prinsip-prinsip yang harus dipenuhi oleh siapapun yang bertanggung  […] - [Lowongan Kerja](https://animalsdontspeakhuman.org/lowongan-kerja/): Home Lowongan Kerja Lowongan Kerja Belum Tersedia Relawan Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat. Desain Grafis Penerjemah Periset Magang Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo. Staff Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo. - [Edukasi](https://animalsdontspeakhuman.org/edukasi/): Home Aktivitas Edukasi Animals Don’t Speak Human telah melakukan upaya-upaya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang kesejahteraan hewan dan hukum hewan baik secara luring maupun daring. Pendidikan merupakan komponen penting dari gerakan yang merubah paradigma masyarakat untuk membuat dunia lebih ramah terhadap satwa. Sebagai organisasi yang berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan hewan, kita perlu mengetahui secara pasti apa dan mengapa kesejahteraan hewan menjadi isu penting. Dengan membantu orang memahami konsep menghargai kehidupan, diharapkan juga akan mengurangi jumlah hewan yang dieksploitasi, disalahgunakan atau ditinggalkan. Pendidikan adalah salah satu cara yang paling efektif untuk merealisasikannya. Oleh karenanya, ADSH tidak pernah berhenti untuk mengedukasi masyarakat agar […] - [Leglislasi & advokasi](https://animalsdontspeakhuman.org/leglislasi-advokasi/): Leglislasi dan Advokasi Home Aktivitas Legislasi & advokasi Membangun Gerakan Akar Rumput Sejak 2019, kami telah aktif melakukan kegiatan-kegiatan yang bersifat edukatif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai perlindungan hukum terhadap satwa serta kesejahteraan hewan ternak di Indonesia. Bersama dengan kampanye advokasi akar rumput yang kami jalankan, kami berharap upaya ini dapat menjadi langkah awal dalam mengajak masyarakat untuk dapat ikut terlibat bersuara untuk keadilan dan kebebasan satwa dari segala macam tindakan eksploitatif. - [Litigasi](https://animalsdontspeakhuman.org/litigasi/): Home Aktivitas Litigasi saat ini layanan litigasi belum tersedia - [Kolaborasi](https://animalsdontspeakhuman.org/kolaborasi/): Home Aktivitas Kolaborasi Aliansi Kami bekerja sama dengan berbagai LSM di berbagai dunia untuk meningkatkan isu-isu hukum dan non-hukum terkait dengan perlindungan satwa. Tujuan dibentuknya aliansi ini adalah untuk mengedukasi dan saling berbagi materi-materi akademis dan ilmiah, beragam program, dan saling berbagi kegiatan/acara yang diadakan oleh masing-masing anggota. Join As ADSH Alliance - [Media](https://animalsdontspeakhuman.org/media/): Home Media Pusat Media BeritaSiaran PersRadio/PodcastTelevisi/Video/YouTube Play Play Play Play - [Buku](https://animalsdontspeakhuman.org/direktori/cari-buku/): Home Direktori Buku Buku dan Jurnal Filter 1. 2. 3. 4. 5. - [Undang Undang](https://animalsdontspeakhuman.org/direktori/cari-undang-undang/): Home Direktori Undang Undang Peraturan Perundang-undangan Filter 1. Unduh 2. Unduh 3. Unduh 4. Unduh 5. Unduh - [Hasil Putusan](https://animalsdontspeakhuman.org/direktori/cari-hasil-putusan/): Home Direktori Hasil Putusan Cari Hasil Putusan Waktu Putusan Filter 1. 2. 3. 4. 5. - [Tentang Kami](https://animalsdontspeakhuman.org/tentang-kami/): Home Tentang Kami Tentang Kami Animals Don’t Speak Human didirikan pada bulan November 2019. Organisasi kami menggabungkan pendekatan hukum, ilmu pengetahuan, dan kemitraan global untuk mengatasi tantangan perlindungan hewan secara holistik. Dengan memanfaatkan teknologi, penelitian lintas disiplin, dan advokasi kebijakan, kami memperjuangkan perubahan sistemik yang akan berdampak jangka panjang untuk menghapus spesiesisme. Dengan pendekatan holistik, kami memperjuangkan keadilan bagi semua makhluk hidup, termasuk manusia dan hewan, dalam keseimbangan ekosistem global. Melalui program pendidikan, pelatihan, dan kolaborasi lintas sektor, kami membantu masyarakat memahami dampak positif dari menghormati hak hewan terhadap kualitas hidup secara keseluruhan. Kami meyakini bahwa advokasi tidak hanya soal […] - [Merchandise](https://animalsdontspeakhuman.org/toko/): Home Merchandise Merchandise Bantu kami dengan membeli merchandise 
Animals Don’t Speak Human. Beli Sekarang Beli Sekarang Beli Sekarang Beli Sekarang Beli Sekarang Beli Sekarang - [Blog](https://animalsdontspeakhuman.org/blog/): Home Blog - [Support Us](https://animalsdontspeakhuman.org/support-us/): Home Support Us Bagaimana Anda Dapat Membantu Kami? Donasi Dengan berdonasi, Anda telah ikut serta membantu kami untuk menolong lebih banyak hewan yang mengalami tindak kekejaman. Donasi Anda akan kami alokasikan untuk menjalankan program-program seperti Litigasi, Legislasi dan Advokasi , serta Edukasi. Terima kasih atas kemurah hatian Anda karena telah mendukung kami dan berkontribusi membantu satwa. Transfer Bank Untuk pengguna Bank lokal, silakan gunakan informasi ini sebagai rekening tujuan: Yayasan Perlindungan Hukum Satwa Indonesia 1439073020 Untuk pengguna Bank Internasional, harap tambahkan informasi ini: Swift Code BNINIDJA Harap selalu informasikan donasi Anda kepada kami dengan mengirimkan email ke (donasi@animalsdontspeakhuman.org atau animalsdontspeakhuman@protonmail.com) […] - [Terimakasih](https://animalsdontspeakhuman.org/terimakasih/): Hubungi Kami Home Hubungi Kami Terima Kasih! Pesan anda berhasil terkirim! Address Jalan Raya Sesandan, Banjar Dinas Sesandan Kangin, Desa Megati, Kecamatan Selemadeg Timur, Kota Tabanan, Provinsi Bali Informasi umum animalsdontspeakhuman@protonmail.com Konsultasi Hukum konsultasi@animalsdontspeakhuman.org Donasi donasi@animalsdontspeakhuman.org - [Konsultasi Hukum](https://animalsdontspeakhuman.org/konsultasi-hukum/): Home Aktivitas Konsultasi Hukum Konsultasi Hukum Kami menyediakan layanan jasa konsultasi hukum gratis yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk berkonsultasi terkait kasus kekerasan terhadap satwa yang sedang dihadapi. Silakan isi formulir di bawah ini. - [Kontak](https://animalsdontspeakhuman.org/hubungi-kami/): Hubungi Kami Home Hubungi Kami Alamat Badung – Provinsi Bali Informasi umum animalsdontspeakhuman@protonmail.com Konsultasi Hukum konsultasi@animalsdontspeakhuman.org Donasi donasi@animalsdontspeakhuman.org - [Perpustakaan](https://animalsdontspeakhuman.org/direktori/): Home Direktori Putusan Hakim Read More Undang undang Read More Buku & Jurnal Read More - [Home](https://animalsdontspeakhuman.org/): Hewan yang diternakkan BerHAK atas pengakuan hak-hak dasar dan perlindungan hukum Tentang Kami DUKUNG KAMI Tentang Kami Animals Don’t Speak Human didirikan pada bulan November 2019. Organisasi kami menggabungkan pendekatan hukum, ilmu pengetahuan, dan kemitraan global untuk mengatasi tantangan perlindungan hewan secara holistik. Dengan memanfaatkan teknologi, penelitian lintas disiplin, dan advokasi kebijakan, kami memperjuangkan perubahan sistemik yang akan berdampak jangka panjang untuk menghapus spesiesisme. Dengan pendekatan holistik, kami memperjuangkan keadilan bagi semua makhluk hidup, termasuk manusia dan hewan, dalam keseimbangan ekosistem global. Melalui program pendidikan, pelatihan, dan kolaborasi lintas sektor, kami membantu masyarakat memahami dampak positif dari menghormati hak hewan […] - [Sample Page](https://animalsdontspeakhuman.org/sample-page/): This is an example page. It’s different from a blog post because it will stay in one place and will show up in your site navigation (in most themes). Most people start with an About page that introduces them to potential site visitors. It might say something like this: Hi there! I’m a bike messenger by day, aspiring actor by night, and this is my website. I live in Los Angeles, have a great dog named Jack, and I like piña coladas. (And gettin’ caught in the rain.) …or something like this: The XYZ Doohickey Company was founded in 1971, […] [comment]: # (Generated by Hostinger Tools Plugin)