Nurma atau Uma adalah Grant Officer di Animals Don’t Speak Human dengan latar belakang akademik Magister Studi Agama dan Filsafat dari Universitas Paramadina. Ketertarikan Uma pada perlindungan hewan berangkat dari kajian mengenai etika lingkungan, sistem pangan, dan hubungan manusia dengan kehidupan non-manusia (non-human animal).
Nurma percaya bahwa perubahan perspektif moral bukan hanya persoalan emosi, melainkan sebuah proses rasional yang menuntut refleksi, pertimbangan, dan keberanian untuk mempertanyakan cara pandang yang telah dianggap biasa. Oleh karena itu, advokasi berbasis riset dan edukasi menjadi krusial dalam membangun kesadaran publik serta mendorong perubahan yang lebih reflektif dan berkelanjutan.