Animals Don’t Speak Human didirikan pada bulan November 2019. Organisasi kami menggabungkan pendekatan hukum, ilmu pengetahuan, dan kemitraan global untuk mengatasi tantangan perlindungan hewan secara holistik. Dengan memanfaatkan teknologi, penelitian lintas disiplin, dan advokasi kebijakan, kami memperjuangkan perubahan sistemik yang akan berdampak jangka panjang untuk menghapus spesiesisme.
Dengan pendekatan holistik, kami memperjuangkan keadilan bagi semua makhluk hidup, termasuk manusia dan hewan, dalam keseimbangan ekosistem global. Melalui program pendidikan, pelatihan, dan kolaborasi lintas sektor, kami membantu masyarakat memahami dampak positif dari menghormati hak hewan terhadap kualitas hidup secara keseluruhan. Kami meyakini bahwa advokasi tidak hanya soal memperjuangkan hukum, tetapi juga menyadarkan masyarakat akan pentingnya hubungan yang harmonis antara manusia dan makhluk hidup lainnya.
Mengembangkan dan memperluas gerakan akar rumput dan kampanye yang berorientasi pada masalah lokal, nasional, dan global untuk mempromosikan bahwa hewan layak mendapat pertimbangan moral dan hukum;
Menumbuhkan pemahaman masyarakat tentang keadilan sosial, sejarah, politik, etika dan hukum dari argumen kami dan penemuan ilmiah hewan;
Menghubungkan isu-isu yang berkaitan dengan hukum, kesejahteraan hewan dan keadilan sosial;
Memperkuat dan mengembangkan legislasi dan kebijakan yang berkaitan dengan perlindungan hewan dan manusia di Indonesia;
Melakukan litigasi kasus yang akan memiliki nilai strategis dalam memajukan kesejahteraan dan perlindungan hewan dan gerakan keadilan sosial di Indonesia;
Memberikan akses ke layanan hukum, saran dan bantuan kepada kelompok hewan, manusia dan lingkungan, organisasi nirlaba;
Melakukan dan mempromosikan penelitian dan hasil akademik di bidang hukum hewan dan bidang hukum lainnya;
Melakukan pelatihan kepada para penegak hukum dan perlindungan hewan termasuk pengacara, pelajar, mahasiswa, profesor, dokter hewan, lembaga penegak hukum, pejabat pemerintah dan individu serta organisasi lain dengan membekali pengetahuan yang diperlukan untuk mengatasi masalah yang berkaitan dengan hewan;
Meningkatkan kesadaran pihak-pihak yang berada di bidang hukum, hewan, manusia, lingkungan dan keadilan sosial terhadap tumpang tindih hukum dan hal-hal yang memiliki keterkaitan dengan bidang tersebut dengan cara yang holistik dan kolaboratif;
Menyediakan platform dan jaringan untuk gerakan keadilan hewan, manusia, dan sosial dengan menghubungkan individu, organisasi, dan lainnya yang relevan;
Indonesia dikenal dengan salah satu negara di dunia yang memiliki keanekaragaman hayati yang sangat tinggi. Sebagai negara kepulauan dengan lebih dari 10.000 pulau, Indonesia memiliki beragam ekosistem darat dan laut, termasuk bagian dari hutan hujan terbesar ketiga di dunia dan Segitiga Terumbu Karang yang terkenal.
Sayangnya, hukum yang sudah ada tidak berpihak kepada hewan, ditambah dengan penegakan hukum yang buruk menyebabkan keanekaragaman hayati yang menjadi keunggulan negara kita saat ini menuju diambang kepunahan
Kami menghargai privasi Anda. Pelajari bagaimana kami mengumpulkan, menggunakan, dan melindungi data pribadi Anda.